|
Puluhan bahkan ratusan warga Kampung Lompo Batang RT 2 dan RT
3 RW 20 Perumnas Mojosongo Jumat (7/5) sore kemarin berkumpul
di gedung pertemuan kampung setempat. Berkumpulnya warga
tersebut untuk mengikuti bancakan, mangayubagyo ulang tahun
Theodora Meilani Setyawati.
Tentu orang akan bertanya, mengapa warga di kampung itu begitu
antusias merayakan ulang tahun Tia yang ke-22. Bahkan ketika
yang merayakan tidak berada bersama mereka. Jangan heran.
Sebab memang di kampung itu salah seorang akademia wakil
Semarang telah lahir. Lompo Batang adalah kampung halamannya.
Demikianlah,
sejak pukul 16.30 warga sudah berduyun-duyun datang ke tempat
tersebut. Tidak hanya itu diantara mereka hadir pula istri
Wali Kota Solo, Ny. Endang Slamet Suryanto. Dia datang
didampingi Camat Jebres, Drs. Subagyo MM dan Lurah Mojosongo.
Maka lengkaplah sudah kebahagiaan warga saat itu. Acara yang
merupakan inisiatif murni masyarakat itu pun berlangsung
meriah. Kue dan tumpeng pun dipotong lalu mereka makan bersama
bancakan itu.
“Meski kami mengemas secara sederhana, tetapi kami merasa
bangga bisa menyelenggarakan acara ini, “ kata Kuncono, Ketua
RT 2 kepada Suara Merdeka.
Kuncono memang pantas berbangga. Meski tak ada kesan mewah di
sana, hanya pesta sederhana sekadar pemotongan tumpeng, namun
lihatlah, dibalik kesederhanaan itu banyak hal yang bisa
dipetik. Utamanya tentang kebersamaan warga.
Menuai Keberhasilan
Itulah bentuk dari guyub rukun-nya masyarakat di RT 2 dan RT 3
RW 20 ketika ikut berbahagia karena salah seorang warganya
yang menuai keberhasilan. Kebersamaan itu pun bertambah
lengkap ketika warga melakukan doa bersama.
''Kami semua hanya bisa berdoa agar mbak Tia sukses menggapai
impiannya dalam Konser AFI 2. Dan itulah bentuk dukungan kami.
Mudah-mudahan dari angka 2 yang dibagi 2 (22 tahun umur Tia)
itu, akan benar-benar bisa dicapai Tia,” ujar Suyitno, Ketua
RT 3.
Sementara itu, Ketua Tim Sukses Ayo Dukung Tia Mayor
Haristanto yang saat itu juga hadir, menyambut baik inisiatif
warga tersebut. “Terus terang saya senang dengan apa yang
telah dilakukan warga ini. Apalagi kemunculan dukungan itu
benar-benar murni dari warga,” tuturnya.
Menurut dia, inisiatif warga tersebut tidak akan mungkin
terlaksana jika mereka tidak memiliki rasa kebersamaan.
“Padahal pada masa-masa seperti sekarang, rasa kebersamaan itu
sangat penting untuk mcnciptakan persatuan dan kesatuan bangsa.
Artinya, keberhasilan Tia kali ini bisa banyak berdampak
positif," tandasnya. (Wisnu Kisawa-80i) |