KILAS TIA MENUJU BINTANG

Buat para Tia fans untuk memperkuat dukungan kita pada TIA AFI, disini
aku muat beberapa artikel dari tabloid, koran atau dari forum AFI. Monggo.....

 
Menanti Kado Istimewa dari Tia
Suara Merdeka, 17 Juni 2004

MUNGKINKAH Tia, akademia wakil dari Semarang dapat meraih sukses menjadi akademia terbaik dalam perebutan grand final pada Sabtu (19/6) mendatang? Akankah dia mampu membawa pulang segudang hadiah termasuk sebuah mobil sebagai kado istimewa untuk ayahnya yang tengah merayakan ulang tahun? Itulah sebersit harapan yang diungkapkan Rini Sudarwati, ibu Tia, ketika ditemui di rumah mungilnya di Jalan Lompo Batang Utara II/14, Perumnas Mojosongo, Jebres, Solo.

Rumah sederhana itu serasa semakin sempit ketika siang kemarin sekelompok anak bermain memenuhi halamannya yang tak seberapa luas.

"Ya, begini ini setiap hari, selalu ramai oleh anak-anak yang memang suka bermain di sini," ujar Rini Sudarwati. Dan, di rumah itulah Tia hidup bersama keluarganya. Di tempat itu pula akademia yang kini masih tercatat sebagai mahasiswi STIE-AUB Surakarta menghabiskan masa kecilnya hingga sekarang.

Anehnya meski itu adalah rumah seorang finalis, jangan harap bisa menemui kesibukan khusus yang mengarah pada persiapan keluarga menjelang grand final.

Menurut penuturan Rini Sudarwati, keluarganya memang tak mempunyai persiapan khusus. "Semua berjalan seperti biasa. Sama seperti minggu-minggu sebelumnya, seperti ketika masih konser eliminasi. Misalnya malam Minggu nanti saya dan Bapak (suaminya, Bambang Sutopo) berangkat ke Jakarta untuk menyaksikan konser secara langsung," paparnya.

Baju Kembar
Wanita kelahiran Solo, 23 April 1963 itu pun mengungkapkan tentang bagaimana ekonomi keluarganya yang kemudian menjadi salah satu alasan mengapa tak ada persiapan khusus. Bahkan, dia tak punya persiapan untuk menyambut kedatangan anaknya bila nanti pulang sekalipun.

"Terus terang kami dari keluarga yang biasa yang mungkin tidak seperti keluarga akademia lain. Bagi kami, bisa pergi ke Jakarta setiap minggu saja sudah bagus," ungkapnya.

Dengan kondisi seperti itu, dia pun merasa bersyukur sekaligus berterima kasih kepada segenap masyarakat khususnya di Solo dan Jawa Tengah yang selama ini telah memberikan dukungan kepada anaknya. Semua itu, bagi dia merupakan suatu anugerah luar biasa.

"Saya sampai tidak tahu, dengan cara apa saya harus mengucapkan terima kasih," tandasnya seraya mengatakan, tanpa dukungan dari masyarakat anaknya tak akan bisa berbicara banyak di arena Konser AFI 2.

Akhirnya, hari-hari menjelang grand final pun mungkin akan tetap dilalui keluarga Tia seperti biasa. Sama seperti konser-konser sebelumnya yang memang seperti telah menjadi kegiatan rutin semenjak Tia lolos sebagai salah satu dari 12 akademia AFI 2. Kamis malam berangkat ke Jakarta, Minggu paginya kembali pulang ke Solo.

"Kalaupun ada persiapan khusus, saya dan Bapak akan memakai baju kembar agar mudah dikenali Tia saat tampil di panggung konser nanti. Dan, itulah yang sedang kami usahakan sekarang," ujar Rini.

Meski tak ada persiapan khusus, dalam hati wanita itu tetap berharap anaknya bisa memenuhi harapan segenap warga Solo dan Jawa Tengah.

Ya, bisa memenuhi harapan sekaligus akan menjadi momen istimewa bagi keluarganya.

Mengapa? Karena pada 27 Juni nanti, Bambang Sutopo (ayah Tia) akan merayakan ulang tahun. "Kalau ditanya persiapan khusus, yang paling justru persiapan di dalam hati. Yakni selalu berdoa kepada Tuhan, mudah-mudahan Tia bisa berhasil. Denga demikian, dia bisa memberikan kado istimewa kepada Bapaknya."

Cuti Kuliah
Gara-gara lolos seleksi AFI 2, Tia akhirnya membatalkan turnya ke Suriname.
 
''Meski belum menekan kontrak, rencana tur bersama Didi Kempot ke Suriname pun buyar,'' jelas Rini Sadarwati sebelum bersilaturahmi dengan Wali Kota Semarang H Sukawi Sutarip SH SE, Rabu (16/6).

Rencana ke Suriname itu akan dilakukan pada 8 Mei lalu. Padahal lima lagu sudah direkam dan berencana mengurus paspor dan visa. ''Tetapi karena masuk sepuluh besar AFI, rencana itu dibatalkan,'' ungkap dia.

Namun, meski gagal ke Suriname, keberuntungan rupanya tidak jauh-jauh harus ke luar negeri.

Lolos ke grand final sudah merupakan keberuntungan keluarga yang tinggal di Perumahan Mojosongo Solo ini.

Kini mahasiswi STIE AUB Surakarta ini mengambil cuti kuliah. Namun warga kampusnya menyambut baik prestasi Tia tersebut. Oleh pihak kampus, kata Rini, membebaskan uang kuliah putrinya sampai lulus.

Bagaimana dengan pacar Tia? Dia konon dikabarkan dekat dengan Haikal, akademia dari Medan? Soal itu, Ny Rini menyatakan, itu hanya pinter-pinternya tim kreatif di Indosiar. ''Sampai sekarang Tia tetap jalan dengan pacarnya yang bekerja di Tarakan Kalimantan Timur,'' kata sang ibu sambil menyebut nama Endi.

Menjelang keberangkatannya ke Jakarta, kedua orang tua Tia tersebut akan ke Jakarta pada Kamis ini. ''Lebih cepat lebih baik,'' tuturnya.

Kedatangannya ke Jakarta pun mendapat sambutan yang istimewa.

Beberapa keluarga artis asal Solo menawarkan rumah untuk tinggal beberapa hari. Namun yang paling sering ditempati suami-istri saat mendukung Tia ke Jakarta adalah rumah personel Sri Mulat, yakni Nur Buat dan Rohana.

''Mbak Rohana itu sampai sempat-sempatnya menjemput di stasiun,'' ungkapnya.

Meski begitu, selama menyaksikan putaran eliminasi akademia, lebih sering pasangan suami istri ini bersama keluarganya menginap di Wisma Listrik Taman Mini Indonesia Indah.

Apakah rutin datang ke Jakarta mendukung langsung anaknya? Ny Rini mengaku, sempat sekali tidak datang ke Jakarta. Dia bersama suaminya hanya melihat dari layar kaca.

''Kami gela waktu itu, karena pembawa acara (Adi Nugraha-Red) menanyakan kepada Tia, mana orang tuanya saat Tia mendapat giliran pentas. Saya yang melihat dari rumah menyesal banget,'' akunya yang hari itu sering mengumbar senyum bahagia.

[kembali]


Kalau ada info terbaru yang ingin ditampilkan plz kontak ke aku di :
afi@widznetwork.com

 


Kunjungi Forum AFI2 di Indonesiar

Download TIA AFI2 Wallpaper

Kilas Tia Menuju Bintang

Foto-foto TIA AFI2

Theme Song AFI

 

PENDAPAT KAMU
TTG WEB INI GIMANA?

 

 

 

Semua materi diambil dari konser AFI di TV dan website indosiar.com. Desain website oleh Widio. It's all just for TIANIST